Entri yang Diunggulkan

Kebakaran Pabrik Mebel Ekspor Mojokerto

Kebakaran PT Mandalindo Tata Perkasa MOJOKERTO  – Berita mengejutkan datang dari Jalan Raya Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojoker...

Senin, 11 Juli 2016

Vietnam, Kiblat Baru Industri Mebel Indonesia

Jokowi Minta Ekspor Mebel Penuhi Target USD 5 Miliar. sumber: setkab.go.id
JAKARTA – Sebagai salah satu warga dunia, Indonesia juga perlu menjaga hubungannya dengan Negara-negara lain yang berada di belahan dunia. Salah satu cara untuk menjaga hubungan itu biasanya dilakukan dengan kerjasama bilateral atau dengan diplomasi. Namun, ada juga cara lain yang harus ditempuh, yakni saling belajar satu sama lain.

Dalam hal industri mebel, Indonesia sudah selayaknya belajar dari negara-negara tetangganya seperti Vietnam dan Malaysia serta negara-negara lainnya yang berada di kawasan Asia Tenggara. Pasalnya, pertumbuhan industri mebel Indonesia masih kalah jauh dibandingkan dengan negara kecil macam Malaysia dan Vietnam. Sudah sepatutnya Indonesia menjuarai industri mebel dunia. Sebab, negara Indonesia yang terkenal gemah ripah loh jinawi ini sangat kaya sumber daya alam. Terutama kayu-kayu yang terdapat di hutan-hutan luas Indonesia. Asalkan dengan tetap menjaga kelestariannya demi menjaga keberlangsungan industri mebel itu sendiri.

Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) menyatakan bahwa kekuatan utama indonesia terkait industri permebelan adalah kelebihannya dalam bidang sumber daya alam dibanding negara-negara lainnya. "Semua persoalan bisa dihadapi. Lihatlah negara Vietnam, China, Malaysia yang lebih maju dari Indonesia. Padahal mereka tidak sekaya kita dalam hal kayu dan rotan," ujar Abdul Sobur, Sekjen AMKRI

Abdul Sobur berharap, pemerintah dapat belajar dengan melihat bagaimana proses pengelolaan dan pengeluaran kebijakan yang berkaitan dengan industri mebel di negara-negara tersebut. Dengan begitu, kualitas industri mebel Indonesia dapat ditingkatkan, minimal setara dengan negara-negara tersebut, bahkan melebihi.

Kata Sekjen AMKRI itu, pemerintah Indonesia harus belajar dengan melihat adanya banchmarking kepada sesama negara Asia Tenggara. “Kok bisa lebih hebat dari kita?,” kata Sekjen AMKRI itu. Padahal, seperti kita tahu, semua negara-negara yang telah disebutkan di atas tidak memiliki kekayaan dan sumberdaya alam semelimpah Indonesia. Menurutnya, persoalannya terletak pada regulasi yang kurang bagus serta dorongan dari pemerintah yang masih minim.


Sebelumnya, diberitakan, saat ini Indonesia masih berada di bawa Vietnam dan Malaysia dalam nilai ekspor industri permebelan. Nilai ekspor industri mebel Vietnam telah mencapai USD 6,8 miliar dan Malaysia sebanyak USD 2,4 miliar. Sedangkan, nilai ekspor industri mebelIndonesia masih berada di kisaran USD 1,93 miliar. 
Lokasi: Jakarta, Special Capital Region of Jakarta, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net